Kalkulus 3 — Pertemuan 3
Garis, Bidang, & Permukaan di R³
Persamaan parametrik garis, persamaan bidang, dan permukaan kuadrik — geometri analitik dalam ruang tiga dimensi.
Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 11.5–11.6. — Stewart, Calculus 9th ed., Bab 12.5–12.6.
Mengapa Geometri 3D?
Di R² kita bekerja dengan garis y=mx+b dan kurva. Di R³, objek dasarnya adalah garis (1D), bidang (2D), dan permukaan (2D). Memahami representasi parametrik dan implisit ini penting untuk integral garis, integral permukaan, dan teorema-teorema besar Kalkulus 3 (Green, Stokes, Divergence).
1. Garis di R³
Definisi (Persamaan Parametrik Garis)
Garis melalui titik P0(x0, y0, z0) dengan vektor arah v = ⟨a, b, c⟩:
Bentuk komponen: x = x0+at, y = y0+bt, z = z0+ct.
Persamaan Simetris
Eliminasi parameter t (jika a, b, c ≠ 0):
Jika salah satu komponen arah = 0, koordinat tersebut konstan (misal a=0 ⇒ x = x0).
Visualisasi: Garis Parametrik di R³
2. Bidang di R³
Definisi (Persamaan Bidang)
Bidang melalui titik P0(x0,y0,z0) dengan vektor normal n = ⟨a,b,c⟩:
Atau bentuk umum: ax + by + cz = d dimana d = ax0+by0+cz0.
Makna: n · (r − r0) = 0, yaitu setiap vektor di bidang tegak lurus terhadap n.
Visualisasi: Bidang & Vektor Normal
Teorema (Jarak Titik ke Bidang)
Jarak dari titik P(x1,y1,z1) ke bidang ax+by+cz=d:
Hubungan Dua Bidang
Sejajar: n1 = kn2 (normal sejajar). Jarak = |d1−d2|/||n||.
Tegak lurus: n1 · n2 = 0.
Sudut antara bidang: cos θ = |n1·n2| / (||n1|| ||n2||).
Garis potong: Arah = n1 × n2. Titik: selesaikan sistem 2 persamaan, tetapkan satu variabel.
3. Permukaan Kuadrik
Permukaan kuadrik (quadric surfaces) adalah permukaan yang didefinisikan oleh persamaan derajat dua di x, y, z. Berikut enam jenis utama:
Sphere (Bola)
(x−h)²+(y−k)²+(z−l)² = r²
Circular Cylinder
x² + y² = r²
Cone (Kerucut)
z² = x²/a² + y²/b²
Elliptic Paraboloid
z = x²/a² + y²/b²
Ellipsoid
x²/a²+y²/b²+z²/c² = 1
Hyperboloid (1 Sheet)
x²/a²+y²/b²−z²/c²=1
4. Kalkulator Interaktif
Titik pada Garis Parametrik
r(t) = r0 + tv
r(1) = (3.00, 1.00, 7.00)
Jarak Titik ke Bidang
Bidang: Ax + By + Cz = D, Titik: (x1,y1,z1)
|2(1)+-1(2)+3(3)−5| / √(2²+-1²+3²)
= 4.0000 / 3.7417 = 1.069045
5. Contoh Soal & Pembahasan
Soal 1: Persamaan Garis
Tentukan persamaan parametrik garis melalui A(1,−2,4) dan B(3,1,−1).
Soal 2: Persamaan Bidang
Tentukan persamaan bidang melalui P(1,2,3) dengan normal n=⟨2,−1,4⟩.
Soal 3: Bidang dari Tiga Titik
Tentukan persamaan bidang melalui A(1,0,0), B(0,2,0), C(0,0,3).
Soal 4: Jarak Titik ke Bidang
Hitung jarak dari P(2,3,1) ke bidang x+2y+2z=10.
Soal 5: Sudut Dua Bidang
Tentukan sudut antara bidang x+y+z=1 dan 2x−y+z=3.
Soal 6: Identifikasi Kuadrik
Identifikasi dan deskripsikan permukaan 4x²+y²+z²=16.
Limit & Kontinuitas Fungsi Multivariabel (Marsden-Tromba)
Berbeda dengan satu variabel, limit fungsi dua variabel harus sama dari setiap arah pendekatan. Marsden & Tromba (6e §2.2) menyatakan: lim(x,y)→(a,b) f(x,y) = L jika dan hanya jika untuk setiap ε > 0 ada δ > 0 sehingga 0 < √((x-a)²+(y-b)²) < δ ⇒ |f(x,y) - L| < ε.
Teknik: Two-Path Test untuk membuktikan limit TIDAK ada
Jika f(x,y) mendekati nilai berbeda dari dua jalur yang berbeda ke (a,b), maka limitnya tidak ada.
Contoh: f(x,y) = xy/(x²+y²)
Jalur y=0: f(x,0) = 0/(x²) = 0 → 0
Jalur y=x: f(x,x) = x²/(2x²) = 1/2 → 1/2
0 ≠ 1/2 ⇒ limit tidak ada di (0,0)
Dua jalur mendekati (0,0) memberikan nilai limit yang berbeda.
Contoh Soal: Limit & Kontinuitas Multivar
Soal 7: Limit Sederhana
Hitung lim(x,y)→(1,2) (3x²y − xy² + 5).
Soal 8: Two-Path Test
Selidiki apakah lim(x,y)→(0,0) (x²−y²)/(x²+y²) ada.
Soal 9: Limit dengan Koordinat Polar
Hitung lim(x,y)→(0,0) (x³ + y³)/(x² + y²) menggunakan substitusi polar.
Soal 10: Kontinuitas Fungsi Komposit
Apakah f(x,y) = sin(x+y) / (x²+y²+1) kontinu di seluruh R²?
Koneksi ke Ilmu Komputer
Ray Tracing: Interseksi garis parametrik (ray) dengan permukaan kuadrik adalah operasi dasar rendering 3D.
Collision Detection: Jarak titik-ke-bidang dan garis-ke-bidang digunakan dalam simulasi fisika game.
Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian
Ref: Purcell 9e Bab 11.5–11.6 • Stewart 9e Bab 12.5–12.6 • Marsden-Tromba 6e Ch. 1.4
Mudah — Garis dan Bidang Dasar
M1. Persamaan Garis Parametrik
Titik P(1,2,3) dan arah d=⟨4,−1,2⟩. Tulis persamaan parametrik dan simetri garis.
M2. Persamaan Bidang dari Normal + Titik
Titik (2,1,−3) dan normal n=⟨5,−2,4⟩. Tulis persamaan bidang.
M3. Apakah Titik pada Bidang?
Bidang 2x−y+3z=7. Apakah A(1,2,2) dan B(3,1,0) berada di bidang?
M4. Jarak Titik ke Bidang
Hitung jarak titik (3,1,−2) ke bidang 2x+2y−z=4.
Sedang — Kombinasi Garis-Bidang
S1. Sudut Antara Dua Bidang
Bidang 1: x+2y−2z=3; Bidang 2: 2x−3y+6z=1. Hitung sudut di antara keduanya.
S2. Titik Potong Garis dan Bidang
Garis r(t)=⟨2+t, 1−2t, 3t⟩. Bidang x+2y+z=10. Cari titik potong.
S3. Garis Lewat Dua Titik + Kesejajarannya
Garis L1 lewat (1,0,2) arah ⟨2,1,−1⟩; L2 lewat (3,1,0) arah ⟨4,2,−2⟩. Apakah sama/sejajar/bersilang?
S4. Garis-Garis Silang (Skew)
Jarak minimum antara L1: r=(1,0,0)+t⟨1,0,0⟩ dan L2: r=(0,1,0)+s⟨0,0,1⟩.
Sulit — Multi-Step Strategy + Visualisasi
H1. Garis Potong Bidang + SVG SMIL
Bidang 1: x+y+z=1; Bidang 2: x−y+z=3. Cari garis persimpangan (arah dan titik).
H2. Jarak Titik ke Garis di R³
Garis lewat A(1,2,3) arah d=⟨2,1,−2⟩. Jarak dari B(4,0,−1) ke garis ini.
H3. Bidang Lewat Garis dan Titik Ekstra
Cari bidang yang memuat garis r(t)=⟨1+2t, t, −t⟩ dan titik P(3,0,1).
H4. Koordinat terhadap Basis Tak Ortogonal
Dua rel pemandu sebuah mesin CNC berarah b1=⟨2,0⟩ dan b2=⟨1,2⟩. Kepala mesin harus mencapai titik t=⟨3,5 ; 2,1⟩. Nyatakan t dalam koordinat kedua rel tersebut, lalu tentukan berapa putaran penuh tiap rel bila keduanya hanya bergerak dalam langkah bilangan bulat, dan hitung simpangan ‖v−t‖ yang tersisa.
Aplikasi / Mixed
A1. Ray Tracing: Interseksi Sinar-Bidang
Sinar: origin (0,0,5), arah (0,0,−1) (lurus ke bawah). Bidang: z=0. Hitung titik potong dan gunakan dalam pipeline rendering.
A2. Navigation: Heading dan Bidang Horizontal
Pesawat terbang pada bidang z=10000 m. Titik A=(0,0,10000), heading ⟨1,1,0⟩. Kapan pesawat mencapai garis pantai (bidang y=50000)?
A3. Mengapa Pembulatan Koordinat Tidak Selalu Optimal
Pada soal rel CNC di atas, jelaskan mengapa membulatkan koordinat satu per satu hanya menghasilkan posisi yang hampir terdekat, bukan yang benar-benar terdekat. Kapan cara ini gagal?