Kalkulus 3 — Pertemuan 11
Integral Garis (Line Integrals)
Integral sepanjang kurva sembarang di R²/R³: scalar line integral (luas tirai, panjang busur), vector line integral (kerja gaya), medan konservatif, dan potential function.
Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 14.1–14.2. — Stewart, Calculus 9th ed., Bab 16.1–16.3. — Marsden & Tromba, Vector Calculus 6th ed., Bab 7.1–7.3.
Mengapa Integral Garis?
Integral biasa ∫ab f(x) dx bekerja di interval lurus. Integral garis melengkapi ini ke kurva sembarang di R² atau R³. Ini adalah fondasi untuk:
- Panjang busur (scalar, f=1): ∫C 1 ds = panjang C
- Kerja gaya (vector): W = ∫C F·dr
- Sirkulasi fluida: ∮ v·dr mengukur rotasi
- Teorema Green, Stokes, Divergence: semua bergantung pada integral garis
Analogi: Mendaki Gunung vs Berkendara di Medan Angin
Scalar line integral: Bayangkan mendaki di atas peta ketinggian f(x,y). Integral garis ∫ f ds = rata-rata ketinggian sepanjang jalur × panjang jalur = luas “tirai” di bawah jalur Anda di atas peta.
Vector line integral: Anda berkendara melawan atau searah angin F. Kerja W = ∫ F·dr — positif jika angin mendorong Anda, negatif jika melawan. Hanya komponen angin searah perjalanan yang berkontribusi (produk titik!).
1. Parametrisasi Kurva
Definisi (Parametrized Curve)
Kurva C di R² diparametrikan oleh r(t) = ⟨x(t), y(t)⟩, t ∈ [a, b]. Tangent vector: r′(t) = ⟨x′(t), y′(t)⟩.
Garis lurus A ke B: r(t) = (1−t)A + tB, t∈[0,1]
Lingkaran radius R: r(t) = ⟨R cos t, R sin t⟩, t∈[0,2π]
Parabola y=x²: r(t) = ⟨t, t²⟩, t∈[a,b]
Helix di R³: r(t) = ⟨cos t, sin t, t⟩, t∈[0,2πk]
2. Scalar Line Integral ∫C f ds
Definisi & Formula
Untuk kurva C: r(t) = ⟨x(t), y(t)⟩, a ≤ t ≤ b:
dimana ds = ||r′(t)|| dt = √(x′²+y′²) dt adalah elemen panjang busur.
Panjang busur: L = ∫C 1 ds = ∫ab ||r′(t)|| dt.
Step-by-Step: Panjang Busur Parabola y=x²
Kurva C: r(t) = ⟨t, t²⟩, t∈[0,1] (parabola y=x²)
3. Vector Line Integral ∫C F·dr
Definisi & Interpretasi Fisik
Untuk medan vektor F(x,y) = ⟨P, Q⟩ sepanjang kurva C:
Makna fisik: Kerja (work) yang dilakukan gaya F saat partikel bergerak sepanjang C dari A ke B.
Hanya komponen F searah tangent kurva (F·T) yang berkontribusi. Komponen tegak lurus tidak melakukan kerja.
Visualisasi: Kerja F·dr sepanjang Kurva C
4. Medan Konservatif & Potential Function
Definisi & Teorema Ekivalensi
Medan vektor F konservatif jika ada fungsi potensial φ dengan F = ∇φ. Di simply connected domain, ekivalen:
(1) F = ∇φ untuk suatu φ (potential exists)
(2) ∫C F·dr = φ(B) − φ(A) (path independent)
(3) ∮C F·dr = 0 untuk setiap kurva tertutup
(4) ∂P/∂y = ∂Q/∂x (curl test di R²)
Semua ekivalen! Cek paling cepat: (4). Hitung φ jika konservatif untuk manfaatkan (2).
Fundamental Theorem for Line Integrals
Generalisasi langsung dari FTC 1D: ∫ab f′ dx = f(b)−f(a). Gradient = derivative 1D, integral garis = integral definit. Path tidak penting, hanya endpoint!
Cara Menemukan Potential Function φ
Diberikan F = ⟨P, Q⟩ konservatif. Cari φ sehingga φx=P dan φy=Q:
1. Integrasikan φx=P terhadap x: φ(x,y) = ∫P dx + g(y)
2. Diferensiasikan φ terhadap y: φy = ∂/∂y[∫P dx] + g′(y)
3. Set φy = Q, selesaikan g′(y), integrasikan → g(y)
4. Tulis φ lengkap. Verifikasi ∇φ = F.
5. Eksplorasi Interaktif
Jenis Integral Garis
Notasi: ∫_C f ds
Makna: Luas "tirai" di bawah f sepanjang kurva C (scalar field)
Formula: ∫ₐᵇ f(r(t)) ||r′(t)|| dt
Elemen: ds = ||r′(t)|| dt = √(x′²+y′²) dt (arc length element)
Conservative vs Non-Conservative vs Vortex
F = F = ⟨2x, 2y⟩ = ∇(x²+y²)
Test curl: ∂P/∂y = 0 = ∂Q/∂x ✓ Conservative
Potential φ: φ(x,y) = x² + y²
∫_C F·dr = φ(B) − φ(A) — path independent!
6. Contoh Soal & Pembahasan
Soal 1: Scalar Line Integral di Busur Lingkaran
Hitung ∫C xy ds, C: r(t) = ⟨cos t, sin t⟩, 0 ≤ t ≤ π/2.
Soal 2: Work Integral (Vector)
Hitung kerja F = ⟨y², 2xy⟩ sepanjang C: r(t) = ⟨t, t²⟩, 0 ≤ t ≤ 1.
Soal 3: Cari Potential Function
Apakah F = ⟨2xy+1, x²+cos y⟩ konservatif? Jika ya, cari φ dan hitung ∫C F·dr dari (0,0) ke (1,π/2).
Soal 4: Non-Conservative — Hitung Langsung
Hitung ∮ ⟨−y, x⟩·dr di lingkaran satuan (berlawanan arah jarum jam).
Soal 5: Panjang Helix 3D
Hitung panjang helix r(t) = ⟨cos t, sin t, t⟩, 0 ≤ t ≤ 2πk.
Soal 6: Path Independence — Verifikasi 2 Jalur Berbeda
Hitung ∫ ⟨2x, 2y⟩·dr dari (0,0) ke (1,1) via (a) garis lurus, (b) parabola y=x².
Soal 7: Scalar Line Integral di Kurva 3D
Hitung ∫C (x²+y²+z²) ds, C: r(t) = ⟨1, 2t, 3t⟩, 0≤t≤1.
Soal 8: Kerja oleh Gravitasi
Hitung kerja gravitasi F=⟨0,0,−mg⟩ saat partikel bergerak dari (0,0,h) ke (a,b,0) via helix r(t)=⟨a cos t, b sin t, h(1−t/π)⟩, 0≤t≤π.
7. Sifat Penting & Teknik Lanjutan
Sifat Integral Garis
Visualisasi: Integral Garis di Helix 3D
Helix r(t)=⟨cos t, sin t, t⟩: speed konstan √2, panjang = 2π√2 per putaran.
Koneksi ke Ilmu Komputer — Integral Sepanjang Lintasan
Global Illumination (Path Tracing): Rendering fisika = ∫paths L(x→y→z) G(x,y) ds — integral sepanjang path cahaya dari sumber ke sensor. Setiap “bounce” adalah kontribusi garis ke integral. Monte Carlo path tracing menyampel path secara acak.
Gradient Flows & Conservative Fields: Di optimisasi neural network, loss landscape L(θ) memiliki gradient ∇L. Gradient descent = bergerak sepanjang “path” mengikuti −∇L. Konvergensi ke minimum terjadi karena ∫ ∇L·dθ < 0 di setiap langkah.
Information Geometry: Fisher information matrix I(θ) mendefinisikan “panjang geodesik” di statistical manifold: ds² = dθTI(θ)dθ. Natural gradient descent = mengikuti geodesik di manifold ini (Amari). Teknik ini dipakai pada natural gradient descent untuk mempercepat pelatihan model statistik.
8. Ringkasan Rumus Penting
| Jenis | Formula | Elemen |
|---|---|---|
| Panjang busur | ∫_C 1 ds = ∫ₐᵇ ||r′|| dt | ds=||r′||dt |
| Scalar ∫ | ∫_C f ds = ∫ₐᵇ f(r(t))||r′||dt | ds=||r′||dt |
| Vector ∫ (work) | ∫_C F·dr = ∫ₐᵇ F(r(t))·r′(t)dt | dr=r′dt |
| Conservative | ∫_C ∇φ·dr = φ(B)−φ(A) | Path independent |
| 2D notation | ∫_C P dx + Q dy | dx=x′dt, dy=y′dt |
Insight Utama P11
Integral garis menghubungkan geometri kurva dengan besaran fisik (kerja, panjang, sirkulasi). Medan konservatif = “tidak ada energi gratis”: total kerja hanya bergantung titik awal-akhir. Di P12, Teorema Green akan menghubungkan integral garis di boundary dengan integral ganda di interior — salah satu teorema paling fundamental di matematika.
Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian
Ref: Purcell 9e Bab 14.1–14.2 · Stewart 9e Bab 16.1–16.3 · Marsden-Tromba 6e Bab 7.1–7.3
Mudah (Easy) — Setup Integral Garis Dasar
1. Hitung ∫C ds di mana C: r(t) = ⟨t, 3t⟩, t∈[0,1] (panjang busur).
2. Hitung ∫C (x+y) ds, C adalah segmen garis dari (0,0) ke (1,1).
3. Hitung kerja ∫C F·dr, F=⟨1,0⟩ (medan horizontal), C dari (0,0) ke (3,0) lurus.
4. Verifikasi F=⟨2x, 2y⟩ adalah konservatif dan temukan potential φ.
Sedang (Medium) — Integral Garis dengan Parametrisasi
1. Hitung ∫C y dx + x dy, C adalah setengah lingkaran atas dari (1,0) ke (−1,0) dengan jari-jari 1.
2. Hitung panjang busur heliks r(t)=⟨cos t, sin t, t⟩, t∈[0,2π].
3. Hitung kerja F=⟨y,−x⟩ sepanjang lingkaran satuan berlawanan arah jarum jam. Apakah F konservatif?
4. F=⟨yexy, xexy⟩. Verifikasi konservatif, cari φ, hitung ∫CF·dr dari (0,0) ke (1,1).
Sulit (Hard) — 3D, Path Independence, Vortex Field
1. Hitung ∫C F·dr, F=⟨yz,xz,xy⟩, C: r(t)=⟨t,t²,t³⟩, t∈[0,1].
2. Hitung ∮C F·dr di mana F=⟨−y/(x²+y²), x/(x²+y²)⟩ dan C adalah lingkaran x²+y²=4 berlawanan arah jarum jam. Mengapa nilainya bukan 0 meski curl=0 di luar origin?
3. F=⟨2xy+z², x²+2yz, y²+2xz⟩. Verifikasi konservatif (curl F=0), cari φ, evaluasi ∫CF·dr dari (0,0,0) ke (1,1,1).
4. Hitung massa kawat berbentuk seperempat lingkaran r=2 di kuadran I, dengan densitas linier λ(x,y) = x+y.
Aplikasi (Mixed) — Kerja Fisika, Green & Sirkulasi pada Torus
1. Kerja Gravitasi: Partikel massa m bergerak dari (0,0,R) ke (0,0,0) dalam medan gravitasi F=⟨0,0,−mg⟩. Hitung kerja sepanjang kurva heliks r(t)=⟨sin t, cos t, R−Rt/2π⟩, t∈[0,2π].
2. Planimeter (Green): Luas poligon dengan Green's Theorem: A = (1/2)|∮(x dy − y dx)|. Hitung luas segitiga dengan vertices (0,0),(4,0),(0,3) menggunakan rumus ini.
3. Lintasan Tak-Kontraktibel pada Torus: Pada permukaan torus terdapat dua jenis lingkaran yang tidak dapat dikerutkan menjadi satu titik: lingkaran "meridian" dan lingkaran "longitudinal". Jelaskan mengapa integral garis suatu medan konservatif tetap nol pada keduanya, tetapi medan tak-konservatif bisa memberi hasil tak nol.