Beranda/Kalkulus 3

Kalkulus 3 — Pertemuan 13

Teorema Stokes & Teorema Divergensi (Gauss)

Dua teorema besar yang menghubungkan integral garis/permukaan dengan integral volume — fondasi elektromagnetisme, mekanika fluida, dan kriptografi modern.

Ref: Stewart, Calculus 9th ed., Bab 16.8–16.9. — Marsden & Tromba, Vector Calculus 6th ed., Bab 8.2–8.3. — Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 15.8–15.9.

Koneksi Besar: Boundary & Interior

Teorema Green menghubungkan kurva C (batas) dengan region D (interior) di R². Teorema Stokes meng-generalisasi ini ke permukaan S di R³: sirkulasi di tepi S = flux dari curl F melalui S. Teorema Divergensi pergi lebih jauh: flux total keluar dari volume V = integral divergensi di dalam V.

Keduanya adalah instansi dari prinsip agung: ∫...(∂) = ∮...(batas) — yang dalam bahasa matematika modern disebut Generalized Stokes Theorem pada differential forms.

Analogi: Air, Vortex, & Balon

Stokes: Aliran air di atas permukaan S berbentuk corong. Sirkulasi total di sepanjang tepi corong = jumlah seluruh "putaran lokal" (curl) di seluruh permukaan. Tak ada putaran di mana pun ⇒ aliran keluar masuk seimbang di tiap bagian tepi.

Divergensi: Sumber air di dalam balon — total air keluar dari permukaan balon = integral dari semua sumber lokal di dalam. Tak ada sumber sama sekali (div = 0) ⇒ tak ada net flux (incompressible flow, seperti air tak termampatkan).

1. Curl dari Medan Vektor

Definisi (Curl)

Untuk F = Pi + Qj + Rk:

curl F = ∇ × F

= (Ry−Qz)i − (Rx−Pz)j + (Qx−Py)k

determinan formal matriks 3×3 dengan baris pertama i,j,k

Makna fisik: curl F di titik P mengukur rotasi lokal medan vektor di sekitar P. Jika curl = 0 di mana-mana dalam domain simply-connected, medan disebut irrotasional dan konservatif.

Visualisasi: Curl = Rotasi Lokal (Paddle Wheel Test)

curl F = 0(irrotasional)F = (x,y): radialpaddle wheel diamcurl F ≠ 0(rotasional)F = (−y,x): melingkarcurl F = 2k

Analogi paddle wheel: medan radial tidak memutar kincir — curl = 0. Medan melingkar memutar kincir — curl ≠ 0.

2. Teorema Stokes: Pernyataan & Derivasi

Teorema Stokes

C F·dr = &iint;S curl F · dS

Syarat: S adalah permukaan orientabel licin-sepotong-demi-sepotong dengan batas kurva tertutup C = ∂S. Orientasi C konsisten dengan normal n di S via aturan tangan kanan.

Bacaan: Sirkulasi F di sepanjang batas C = total flux dari curl F melalui permukaan S. Intinya: "apa yang terjadi di batas" ditentukan oleh "apa yang terjadi di interior."

Derivasi Intuitif Teorema Stokes

Langkah 1 — Partisi: Bagi permukaan S menjadi kotak-kotak kecil ΔSij dengan batas ∂(ΔSij).

Langkah 2 — Lokal: Pada setiap kotak kecil, teorema Green lokal (berlaku untuk permukaan datar infinitesimal) memberikan:

∂(ΔSij) F·dr ≈ (curl F · n) ΔSij

Langkah 3 — Pembatalan: Jumlahkan semua kotak. Setiap edge interior muncul dua kali dengan orientasi berlawanan — saling membatalkan. Hanya tersisa edge di batas luar C.

Langkah 4 — Limit: Ambil ΔSij → 0, penjumlahan menjadi integral:

C F·dr = &iint;S curl F · dS   ■

Animasi: Edge Interior Saling Menghilang → Hanya Batas yang Tersisa

Ungu (interior) batal; merah (C = ∂S) tersisa

3. Divergensi dari Medan Vektor

Definisi (Divergensi)

div F = ∇ · F = ∂P/∂x + ∂Q/∂y + ∂R/∂z
div F > 0
sumber (source) — keluar
div F = 0
solenoid — incompressible
div F < 0
sink — masuk / diserap

4. Teorema Divergensi (Teorema Gauss): Pernyataan & Derivasi

Teorema Divergensi

&oiint;∂V F·dS = ∭V div F  dV

Syarat: V adalah region kompak di R³ dengan batas permukaan tertutup ∂V yang smooth sepotong-demi-sepotong. Normal n menunjuk keluar (outward-pointing).

Bacaan: Total flux keluar melalui permukaan tertutup ∂V = integral dari semua sumber/sink di dalam volume V. Ini adalah pernyataan tiga dimensi dari konservasi.

Derivasi Teorema Divergensi (Sketch Resmi)

Langkah 1 — Pisahkan komponen:

&oiint; F·dS = &oiint; P\,dydz + &oiint; Q\,dxdz + &oiint; R\,dxdy

Langkah 2 — Komponen R: Jika V diapit z=g1(x,y) (bawah) dan z=g2(x,y) (atas):

&oiint; R\,dxdy = &iint;D [R(x,y,g2) − R(x,y,g1)] dA = ∭V ∂R/∂z  dV

(integral di atas tutup atas minus tutup bawah, karena orientasi normal luar)

Langkah 3 — Argumen serupa: untuk komponen P (integral ∂P/∂x dV) dan Q (∂Q/∂y dV).

Langkah 4 — Jumlahkan:

&oiint; F·dS = ∭V (∂P/∂x + ∂Q/∂y + ∂R/∂z) dV = ∭V div F dV  ■

Animasi: Flux Keluar = Integral Sumber Dalam Volume

div F > 0&oiint;∂V F·dS = ∭V div F dV

5. Stokes vs Divergensi: Perbandingan Lengkap

AspekTeorema StokesTeorema Divergensi
Dimensi objekSurface S (2D) dan batas kurva C (1D)Volume V (3D) dan batas permukaan ∂V (2D)
Operator diferensialcurl (∇×)divergence (∇·)
Formula inti∮ F·dr = &iint; curl F·dS&oiint; F·dS = ∭ div F dV
Generalisasi dariTeorema Green di R²Stokes umum (volume = bentuk 3D)
Aplikasi fisikaFaraday, Ampère (Maxwell)Gauss flux listrik, persamaan kontinuitas
Syarat kunciS orientable, C = ∂S (aturan tangan kanan)V compact, ∂V closed, normal keluar
Identitas terkaitdiv(curl F) = 0curl(grad f) = 0

6. Kalkulator Interaktif

Kalkulator Divergensi Numerik di Titik (x,y,z)

x =, y =, z =

∂Fx/∂x = 1.0000

∂Fy/∂y = 1.0000

∂Fz/∂z = 1.0000

div F = 3.0000

Flux via Teorema Divergensi: F = (x,y,z) pada Bola Radius R

div F = 1+1+1 = 3

Volume bola = (4/3)πR³ = 33.5103

Flux = ∭ 3 dV = 3 × Vol = 100.5310

Cek langsung: &oiint; r·n dS = &oiint; R dS = R×4πR² = 4πR³ = 100.5310 ✓

7. Contoh Soal & Pembahasan

Soal 1 — Curl

Hitung curl F untuk F = (xy, yz, xz).

Soal 2 — Teorema Stokes

Gunakan Teorema Stokes: ∮C F·dr, F=(y,z,x), C = lingkaran x²+y²=1, z=0 (CCW).

Soal 3 — Teorema Divergensi (Bola)

Hitung flux F=(x³,y³,z³) melalui permukaan bola x²+y²+z²=4.

Soal 4 — Divergensi Nol (Solenoid)

Tunjukkan F=(y,x,0) adalah solenoid dan hitung flux melalui silinder x²+y²≤1, 0≤z≤2.

Soal 5 — Stokes pada Paraboloid

Hitung &iint;S curl F·dS di mana F=(z,x,y), S: z=9−x²−y², z≥0.

Soal 6 — Divergensi pada Kubus

Hitung flux F=(x²,y²,z²) melalui permukaan kubus [0,1]³.

8. Aplikasi Fisika: Persamaan Maxwell

Persamaan Maxwell dalam Notasi Vektor Kalkulus

Gauss Listrik (Divergensi)

div E = ρ/ε0

Sumber medan listrik = distribusi muatan. ρ=0 ⇒ div E=0.

Gauss Magnetik (Divergensi)

div B = 0

Tidak ada monopol magnetik. Garis B selalu tertutup.

Faraday (Curl)

curl E = −∂B/∂t

Medan magnet berubah ⇒ EMF (sirkulasi listrik).

Ampère-Maxwell (Curl)

curl B = μ0J + μ0ε0E/∂t

Arus + medan listrik berubah ⇒ medan magnet berputar.

Seluruh elektromagnetisme klasik dikodekan dalam empat persamaan ini — semuanya menggunakan curl dan div yang kita pelajari hari ini.

9. Aplikasi Mekanika Fluida

Persamaan Kontinuitas & Navier-Stokes

Persamaan Kontinuitas (Incompressible Flow)

div v = 0

Fluida tak termampatkan: tidak ada sumber/sink. Volume elemen fluida konstan. Inilah mengapa div = 0 disebut "solenoid" (solenoidal field).

Vortisitas (Vorticity)

ω = curl v = ∇×v

Mengukur rotasi lokal fluida. ω = 0 di seluruh domain ⇒ aliran irrotasional (potential flow). Turbulensi = daerah dengan vortisitas tinggi.

Teorema Kelvin (Circulation)

dΓ/dt = 0 jika ρ=const, F konservatif

Sirkulasi Γ = ∮ v·dr = &iint; ω·dS (via Stokes) dikonservasi dalam fluida ideal — dasar teori sayap pesawat (Kutta-Joukowski).

Animasi: Garis Medan Listrik (div E ≠ 0) vs Garis Medan Magnet (div B = 0)

Medan E (div E = ρ/ε₀)+Garis dimulai di muatan +(sumber: div E ≠ 0)Medan B (div B = 0)Garis selalu tertutup(tidak ada monopol: div B=0)

Soal 7 — Identitas div(curl F) = 0

Buktikan bahwa div(curl F) = 0 untuk sembarang F ∈ C². Interpretasikan secara fisik.

Soal 8 — Stokes + Konservatif

Jika F=∇f (gradient field), buktikan ∮C F·dr=0 untuk setiap kurva tertutup C yang merupakan batas suatu permukaan.

Koneksi Lanjutan: Curl, Divergensi & Fisika

Curl ↔ Rotasi Fluida: Curl mengukur kecenderungan berputar suatu medan. Bila sebuah roda dayung kecil diletakkan di aliran fluida, ia berputar tepat ketika curl ≠ 0. Medan dengan curl = 0 disebut irrotasional.

Persamaan Maxwell: curl E = −∂B/∂t (Faraday) dan div B = 0 (tidak ada monopol magnet) adalah dua dari empat persamaan Maxwell — seluruh teori elektromagnetik ditulis dalam bahasa curl dan divergensi.

Stewart, J. (2020). Calculus: Early Transcendentals, 9th ed. Cengage, Bab 16.8–16.9. — Marsden, J. & Tromba, A. (2012). Vector Calculus, 6th ed. W.H. Freeman, Bab 8.2–8.3. — Purcell, E.J., Varberg, D. & Rigdon, S. (2007). Calculus, 9th ed. Pearson, Bab 15.8–15.9.

Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian

Ref: Stewart 9e Bab 16.8–16.9 · Marsden-Tromba 6e Bab 8.2–8.3 · Purcell 9e Bab 15.8–15.9

Mudah (Easy) — Divergence & Curl Dasar

1. Hitung div F untuk F=⟨x²,y²,z²⟩.

2. Hitung curl F untuk F=⟨yz, xz, xy⟩.

3. Gunakan Divergence Theorem untuk hitung flux F=⟨x,y,z⟩ keluar bola x²+y²+z²≤1.

4. Gunakan Stokes untuk ∮CF·dr, F=⟨y,−x,0⟩, C=lingkaran x²+y²=1 di bidang z=0 (CCW dari atas).

Sedang (Medium) — Stokes & Divergence dengan Surface

1. Flux F=⟨x²,y²,z²⟩ keluar kubus [0,1]3 menggunakan Divergence Theorem.

2. Stokes: ∮CF·dr, F=⟨z²,x²,y²⟩, C = boundary of triangle (1,0,0),(0,1,0),(0,0,1) (CCW dari atas).

3. Flux F=⟨x,y,z⟩ keluar silinder x²+y²≤1, 0≤z≤2 (termasuk tutup).

4. Stokes: ∮CF·dr, F=⟨y,z,x⟩, C=lingkaran x²+y²=1 di bidang z=2 (CCW dari atas).

Sulit (Hard) — Surface Integral, Curl Visualization, Torus

1. Flux F=⟨x³+y³, y³+z³, z³+x³⟩ keluar bola ρ=R menggunakan Divergence Theorem.

2. Gunakan Stokes untuk ∮CF·dr, F=⟨xz,yz,xy⟩, C=boundary of paraboloid z=1−x²−y² di atas z=0 (CCW dari atas).

3. Buktikan div(curl F) = 0 untuk sembarang F dengan menggunakan definisi curl dan divergence secara eksplisit.

4. Flux F=⟨0,0,z⟩ melalui hemisfer x²+y²+z²=R², z≥0 (outward). Gunakan Divergence Theorem dengan "menutup" dengan disk z=0.

Aplikasi (Mixed) — Maxwell, Stokes Topologis, Fluid Divergence

1. Maxwell — Gauss Law: ∇·E = ρ/ε0. Flux E keluar dari bola radius R yang mengandung muatan total Q. Buktikan E=Q/(4πε0R²) untuk bola simetris menggunakan Divergence Theorem.

2. Faraday (Stokes): ∇×E = −∂B/∂t. Integral Stokes memberikan EMF: ∮CE·dr = −dΦB/dt. Jelaskan mengapa Stokes adalah jembatan antara bentuk lokal (curl) dan global (EMF loop) hukum Faraday.

3. Aliran Fluida & Teorema Divergensi: Medan kecepatan fluida v = ⟨x, y, z⟩ mengalir keluar dari pusat. Hitung fluks total yang menembus permukaan bola berjari-jari R dengan dua cara — langsung lewat integral permukaan, dan lewat Teorema Divergensi — lalu tafsirkan hasilnya secara fisis.