Beranda/Kalkulus 3

Kalkulus 3 — Pertemuan 10

Integral Lipat Tiga (Triple Integrals)

Dari integral ganda ke R³: Fubini 3D, koordinat silinder, koordinat bola, aplikasi massa/momen, dan volume bola berdimensi-n.

Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 13.5–13.7. — Stewart, Calculus 9th ed., Bab 15.6–15.8. — Marsden & Tromba, Vector Calculus 6th ed., Bab 5.5.

Dari 2D ke 3D — dan Melampaui

Integral ganda ∫∫ f dA menghitung volume di bawah permukaan. Integral lipat tiga ∫∫∫ f dV menghitung:

  • Volume benda 3D (saat f=1)
  • Massa benda (saat f = density ρ(x,y,z))
  • Momen inersia, centroid, charge total
  • Normalization constant distribusi probabilitas 3D

Kunci: pilih sistem koordinat yang tepat. Cartesian untuk kotak, silinder untuk tabung/kerucut, bola untuk sphere. Pilihan salah membuat integral jauh lebih sulit!

Analogi: Menimbang Objek 3D

Bayangkan sebuah bola besi tidak seragam — density lebih tinggi di inti. Untuk menghitung massanya:

1. Potong menjadi ribuan elemen kecil dV.  2. Kalikan density ρ(x,y,z) dengan dV untuk dapat dm.  3. Jumlahkan semua dm → integral triple.

Koordinat bola alami: dV = ρ² sinφ dρ dφ dθ sudah mencerminkan geometri bola. Menggunakan Cartesian untuk bola = memotong durian dengan silet — bisa, tapi sangat tidak efisien!

1. Definisi & Teorema Fubini 3D

Definisi Integral Lipat Tiga

∫∫∫E f(x,y,z) dV = limΔV→0 ∑ f(xi*, yj*, zk*) ΔVijk

Makna: Jika f = 1, hasilnya = volume E. Jika f = ρ(x,y,z), hasilnya = massa. Jika f = muatan per unit volume, hasilnya = total muatan.

Teorema Fubini 3D

Untuk region E yang dapat dideskripsikan: a ≤ x ≤ b, g1(x) ≤ y ≤ g2(x), u1(x,y) ≤ z ≤ u2(x,y):

∫∫∫E f dV = ∫abg1(x)g2(x)u1(x,y)u2(x,y) f(x,y,z) dz dy dx

Ada 6 urutan integrasi yang mungkin (3! = 6). Pilih urutan yang membuat batas paling sederhana. Untuk kotak [a,b]×[c,d]×[e,f], semua 6 urutan setara.

2. Koordinat Silinder (r, θ, z)

Definisi & Elemen Volume

x = r cos θ,  y = r sin θ,  z = z

x² + y² = r²  (z tidak berubah)

dV = r dz dr dθ

Jacobian = r (sama seperti polar 2D). Koordinat z tetap. Ideal untuk: tabung (x²+y²≤R²), kerucut (z²≥x²+y²), paraboloid (z=x²+y²).

Visualisasi: Koordinat Silinder & Elemen Volume

xyzP(r,θ,z)rzθdV = r dz dr dθ  (Jacobian = r)

Contoh: Volume Silinder x²+y² ≤ 4, 0 ≤ z ≤ 3

Cylindrical: 0 ≤ r ≤ 2, 0 ≤ θ ≤ 2π, 0 ≤ z ≤ 3

V = ∫00203 r dz dr dθ

= ∫002 3r dr dθ = ∫0 [3r²/2]02

= ∫0 6 dθ

= 12π = π(2)²(3) ✓

3. Koordinat Bola (ρ, φ, θ)

Definisi & Elemen Volume Bola

x = ρ sinφ cosθ,  y = ρ sinφ sinθ,  z = ρ cosφ

ρ = √(x²+y²+z²),  ρ ≥ 0,  0 ≤ φ ≤ π,  0 ≤ θ ≤ 2π

dV = ρ² sinφ · dρ dφ dθ

φ = sudut dari sumbu z positif (0 = arah atas, π = arah bawah). θ = sudut azimuthal di bidang xy.

INGAT: φ diukur dari sumbu z, BUKAN dari bidang xy! Range φ: [0, π], bukan [0, 2π].

Visualisasi: Koordinat Bola & Animasi Jacobian

xyzP(ρ,φ,θ)ρφθdV = ρ² sinφ dρ dφ dθ   (Jacobian = ρ² sinφ)

4. Volume Bola (Step-by-Step)

Bola: x²+y²+z² ≤ R². Pilih spherical: ρ=jarak, φ=sudut dari z, θ=azimuthal.

Derivasi Lengkap Jacobian Spherical

x = ρsinφcosθ, y = ρsinφsinθ, z = ρcosφ

J = det[∂(x,y,z)/∂(ρ,φ,θ)]

= det | sinφcosθ ρcosφcosθ −ρsinφsinθ |

       | sinφsinθ ρcosφsinθ ρsinφcosθ |

       | cosφ −ρsinφ 0 |

Setelah ekspansi kofaktor: |J| = ρ² sinφ

Catatan: sinφ ≥ 0 untuk φ∈[0,π], jadi |J| = ρ²sinφ tanpa nilai absolut.

5. Pemilih Sistem Koordinat

Variabel: (x, y, z)

Elemen volume: dV = dx dy dz

Jacobian: 1

Konversi: Langsung — tidak perlu substitusi

Terbaik untuk: Region kotak/balok, tidak ada simetri khusus

Contoh: ∫₀¹ ∫₀² ∫₀³ xyz dz dy dx = 9/2

6. Volume Bola Berdimensi-n

Volume n-Ball (n-Dimensi)

Vn(R) = πn/2 / Γ(n/2 + 1) · Rn

Contoh: V1=2R, V2=πR², V3=4πR³/3, V4=π²R&sup4;/2, Vn→0 saat n→∞!

Paradoks: Volume bola unit maksimum di n=5 (≈5.264), lalu menurun ke 0 saat dimensi meningkat!

Kalkulator Volume n-Ball

V3(1) ≈ 6.28338

Formula menggunakan aproksimasi Γ. Volume n=5 unit ball ≈ 5.264 (maksimum global).

7. Aplikasi: Massa, Centroid, Momen Inersia

A. Massa Benda 3D

Untuk benda E dengan density ρ(x,y,z):

M = ∫∫∫E ρ(x,y,z) dV

Centroid (center of mass):

x̄ = (1/M)∫∫∫ xρ dV,  ȳ = (1/M)∫∫∫ yρ dV,  z̄ = (1/M)∫∫∫ zρ dV

B. Momen Inersia 3D

Iz = ∫∫∫ (x²+y²) ρ dV  (terhadap sumbu z)
Ix = ∫∫∫ (y²+z²) ρ dV  (terhadap sumbu x)
I0 = ∫∫∫ (x²+y²+z²) ρ dV = ∫∫∫ r² ρ dV  (polar moment)

Aplikasi: rotasi benda tegar, giroskop, flywheel, analisis robot.

8. Contoh Soal & Pembahasan

Soal 1: Triple Integral Cartesian (Box)

Hitung ∫010203 xyz dz dy dx.

Soal 2: Volume Setengah Bola (Spherical)

Hitung volume setengah bola atas x²+y²+z² ≤ 9, z ≥ 0.

Soal 3: Massa Silinder dengan Density z (Cylindrical)

Massa silinder x²+y² ≤ 1, 0≤z≤2 dengan ρ(x,y,z) = z.

Soal 4: Volume Kerucut di Dalam Bola (Spherical)

Volume di dalam kerucut z = √(x²+y²) dan di dalam bola x²+y²+z² ≤ 4.

Soal 5: Volume antara Paraboloid dan Bidang (Cylindrical)

Volume antara z = x²+y² dan z = 4.

Soal 6: Momen Inersia Bola Padat (Spherical)

Hitung Iz = ∫∫∫E (x²+y²) dV untuk bola unit x²+y²+z² ≤ 1, density=1.

Soal 7: Integral Lipat Tiga dengan Batas Kompleks

Hitung ∫∫∫E z dV dimana E dibatasi x²+y²+z²≤4 dan z≥1.

Soal 8: Centroid Setengah Bola (Spherical)

Hitung z-coordinate centroid hemispere x²+y²+z²≤R², z≥0, density=1.

Koneksi ke Ilmu Komputer — Geometri Dimensi Tinggi

Monte Carlo 3D: Untuk integral lipat tiga kompleks (model 3D, distribusi fisik), Monte Carlo sampling lebih efisien: V ≈ (fraction sampled inside E) × bounding box volume. Dasar untuk ray-marching di computer graphics dan simulasi fisika.

Insight Utama P10

Integral lipat tiga = alat menghitung besaran fisik di ruang 3D. Pilihan koordinat (Cartesian/silinder/bola) sangat memengaruhi tingkat kesulitan. Di dimensi tinggi, volume bola satuan justru menyusut menuju nol — fenomena yang membuat algoritma pencarian tetangga terdekat kehilangan ketajaman.

Purcell, E.J., Varberg, D. & Rigdon, S. (2007). Calculus, 9th ed. Pearson, Bab 13.5–13.7. — Stewart, J. (2020). Calculus: Early Transcendentals, 9th ed. Cengage, Bab 15.6–15.8. — Marsden, J. & Tromba, A. (2012). Vector Calculus, 6th ed. W.H. Freeman, Bab 5.5.

Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian

Ref: Purcell 9e Bab 13.5–13.7 · Stewart 9e Bab 15.6–15.8 · Marsden-Tromba 6e Bab 5.5

Mudah (Easy) — Setup Integral Lipat Tiga

1. Hitung ∫010203 xyz dz dy dx.

2. Hitung volume balok [0,2]×[0,3]×[0,4] menggunakan integral lipat tiga.

3. Setup (tanpa hitung) integral lipat tiga untuk volume tetrahedron x+y+z ≤ 1, x,y,z ≥ 0.

4. Hitung ∫∫∫E 2 dV, E: 0≤x≤1, 0≤y≤x, 0≤z≤y.

Sedang (Medium) — Evaluasi 3D dengan Koordinat Silinder/Bola

1. Hitung volume silinder x²+y² ≤ 4, 0 ≤ z ≤ 5 menggunakan koordinat silinder.

2. Hitung ∫∫∫E z dV, E: bola x²+y²+z² ≤ 4, z ≥ 0 (setengah bola atas).

3. Setup integral lipat tiga di koordinat bola untuk daerah antara bola ρ=1 dan ρ=2, dengan φ∈[0,π/3].

4. Hitung nilai rata-rata f(x,y,z) = x²+y²+z² di atas bola ρ ≤ R.

Sulit (Hard) — Region 3D Kompleks, Perubahan Variabel

1. Hitung volume di antara paraboloid z = x²+y² dan bidang z = 4. Gunakan koordinat silinder.

2. Hitung massa bola x²+y²+z² ≤ a², densitas ρ(x,y,z) = √(x²+y²+z²) = ρ (koordinat bola).

3. Gunakan substitusi u=x/a, v=y/b, w=z/c untuk menghitung volume ellipsoid x²/a²+y²/b²+z²/c² ≤ 1.

4. Hitung ∫∫∫E z² dV, E: di dalam kerucut z=√(x²+y²) dan di bawah bola ρ=2 (koordinat bola).

Aplikasi (Mixed) — Massa 3D, Fisika & Bola Dimensi-n

1. Massa & Centroid 3D: Kerucut z = 1 − √(x²+y²), 0≤z≤1, densitas ρ=z. Hitung massa M.

2. Fisika — Momen Inersia Bola: Bola padat ρ≤R, densitas seragam ρ0. Hitung Iz = ∫∫∫(x²+y²)ρ0 dV.

3. Volume Bola Dimensi-n: Volume bola Bn(R) = πn/2Rn/Γ(n/2+1). Hitung rasio volume bola satuan terhadap kubus [−1,1]n yang membungkusnya untuk n = 2, 3, 10, dan 100. Apa yang terjadi saat n membesar?