Beranda/Kalkulus 1

Kalkulus 1 — Pertemuan 8

Aplikasi Turunan: Analisis Grafik Fungsi

Teknik lengkap menggambar kurva: nilai kritis, uji turunan pertama/kedua, concavity, titik belok, dan curve sketching.

Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 3.1–3.4. Stewart, Calculus 9th ed., Bab 4.1–4.3.

1. Nilai Kritis (Critical Numbers)

Definisi 3.1.1 (Purcell)

Nilai Kritis

Bilangan c dalam domain f disebut nilai kritis (critical number) dari f jika:

f'(c) = 0   atau   f'(c) tidak ada

Titik (c, f(c)) disebut titik kritis (critical point).

Mengapa penting? Semua nilai ekstrem lokal (maksimum/minimum lokal) hanya terjadi di titik kritis. Ini adalah konsekuensi dari Teorema Fermat.

Teorema 3.1.2: Teorema Fermat (Purcell)

Jika f mempunyai ekstrem lokal di c dan f'(c) ada, maka:

f'(c) = 0

Kontraposisi: f'(c) ≠ 0 berarti c bukan titik ekstrem. Tetapi f'(c) = 0 TIDAK MENJAMIN c adalah titik ekstrem (contoh: f(x) = x³ di x = 0).

Tiga Jenis Titik Kritis

f'(c) = 0: maks lokalcgaris singgung horizontalf'(c) = 0: min lokalcf'(c) tidak ada: cuspctitik lancip

Contoh kasus ketiga: f(x) = |x| memiliki titik kritis di x = 0 karena f'(0) tidak ada (titik lancip/cusp).

2. Uji Turunan Pertama (First Derivative Test)

Teorema 3.1.3: Uji Turunan Pertama (Purcell)

Misalkan c adalah titik kritis dari f yang kontinu. Maka:

(a) Jika f' berubah dari positif → negatif di c, maka f memiliki maksimum lokal di c.

(b) Jika f' berubah dari negatif → positif di c, maka f memiliki minimum lokal di c.

(c) Jika f' tidak berubah tanda di c (tetap + atau tetap −), maka f tidak memiliki ekstrem di c.

Visualisasi Uji Turunan Pertama

xyc₁ = -1maks lokalc₂ = 1min lokalf' > 0 ↗f' < 0 ↘f' > 0 ↗f(x) = x³ - 3x

f'(x) = 3x² - 3 = 3(x+1)(x-1). Di x = -1: f' berubah + → − (maks lokal). Di x = 1: f' berubah − → + (min lokal).

3. Uji Turunan Kedua (Second Derivative Test)

Teorema 3.2.1: Uji Turunan Kedua (Purcell)

Misalkan f'' kontinu di sekitar c dan f'(c) = 0. Maka:

(a) Jika f''(c) > 0, maka f memiliki minimum lokal di c.

(b) Jika f''(c) < 0, maka f memiliki maksimum lokal di c.

(c) Jika f''(c) = 0, maka uji ini tidak memberikan kesimpulan — gunakan uji turunan pertama.

Intuisi: f''(c) > 0 artinya kurva cekung atas (seperti mangkuk ∪) di c → titik terendah = minimum. f''(c) < 0 artinya kurva cekung bawah (seperti bukit ∩) di c → titik tertinggi = maksimum.

Perbandingan: Uji Turunan Pertama vs Kedua

AspekUji Turunan PertamaUji Turunan Kedua
Apa yang diperiksaPerubahan tanda f'Tanda f'' di titik kritis
Selalu berhasil?YaTidak (gagal jika f''(c) = 0)
Kapan digunakanFallback / f'' sulit dihitungf'' mudah dihitung
Info concavity?TidakYa

4. Kecekungan (Concavity)

Definisi 3.3.1: Concavity (Purcell)

Cekung atas (concave up): f''(x) > 0 pada interval — kurva berada di atas garis singgungnya (bentuk ∪)

Cekung bawah (concave down): f''(x) < 0 pada interval — kurva berada di bawah garis singgungnya (bentuk ∩)

Visualisasi Kecekungan

Cekung Atas (f'' > 0)Garis singgung di BAWAH kurvaCekung Bawah (f'' < 0)Garis singgung di ATAS kurva

5. Titik Belok (Inflection Point)

Definisi 3.3.2: Titik Belok (Purcell)

Titik (c, f(c)) disebut titik belok (inflection point) jika:

f'' berubah tanda di x = c

Artinya: kecekungan kurva berubah dari cekung atas → cekung bawah, atau sebaliknya.

Syarat perlu: f''(c) = 0 atau f''(c) tidak ada. Tapi ini bukan syarat cukup! Contoh: f(x) = x⁴, f''(0) = 0 tetapi x = 0 bukan titik belok (f'' tidak berubah tanda).

Visualisasi Titik Belok

xyf'' < 0cekung bawah ∩f'' > 0cekung atas ∪titik belokkecekungan berubahf(x) = x³f''(x) = 6x

6. Strategi Menggambar Kurva (Curve Sketching)

Panduan 3.4.1: Langkah Curve Sketching (Purcell)

Langkah 1 — Domain: Tentukan domain f. Di mana f terdefinisi?

Langkah 2 — Intercepts: Cari titik potong sumbu-x (f(x) = 0) dan sumbu-y (f(0)).

Langkah 3 — Simetri: Genap (f(-x) = f(x))? Ganjil (f(-x) = -f(x))? Periodik?

Langkah 4 — Asimtot: Vertikal (penyebut = 0), horizontal (x → ±∞), miring.

Langkah 5 — f' (turunan pertama): Titik kritis, interval naik/turun, ekstrem lokal.

Langkah 6 — f'' (turunan kedua): Interval cekung atas/bawah, titik belok.

Langkah 7 — Gambar: Satukan semua informasi. Plot titik-titik kunci, hubungkan sesuai perilaku.

Contoh Lengkap: Sketsa f(x) = x³ - 3x

xy-11-222-2cekung bawah (f'' < 0)cekung atas (f'' > 0)maks lokal(-1, 2)min lokal(1, -2)titik belok (0,0)-√3√3↗ naik↘ turun↗ naik

Domain: (-∞, ∞). Intercepts: x = 0, ±√3; y = 0.

Simetri: f(-x) = -f(x) → fungsi ganjil (simetri terhadap origin).

f'(x) = 3x² - 3: kritis x = ±1. Naik di (-∞,-1) ∪ (1,∞), turun di (-1,1).

f''(x) = 6x: cekung bawah di (-∞,0), cekung atas di (0,∞). Titik belok di x = 0.

7. Analisis Interaktif: Pilih Fungsi & Klasifikasi

Analisis Titik Kritis & Kecekungan

f(x) = x³ - 3x

f'(x) = 3x² - 3 = 3(x-1)(x+1)

f''(x) = 6x

Titik Kritis:

  • x = -1 (f'=0)
  • x = 1 (f'=0)

Ekstrem:

  • x = -1: maks lokal, f(-1) = 2
  • x = 1: min lokal, f(1) = -2

Tanda f' (naik/turun):

IntervalTanda f'Perilaku
(-∞, -1)+naik
(-1, 1)-turun
(1, ∞)+naik

Tanda f'' (kecekungan):

IntervalTanda f''Kecekungan
(-∞, 0)-cekung bawah
(0, ∞)+cekung atas

Titik Belok:

  • x = 0: titik belok, f(0) = 0

8. Teorema Nilai Ekstrem & Teorema Rolle

Teorema 3.1.4: Teorema Nilai Ekstrem (Extreme Value Theorem)

Jika f kontinu pada interval tertutup [a, b], maka f mencapai nilai maksimum absolut dan nilai minimum absolut di [a, b].

Nilai ekstrem absolut terjadi di titik kritis interior ATAU di titik ujung a atau b.

Teorema 3.1.5: Teorema Rolle (Purcell)

Jika f kontinu pada [a, b], terdiferensialkan pada (a, b), dan f(a) = f(b), maka:

∃c ∈ (a, b) sedemikian sehingga f'(c) = 0

Interpretasi geometris: jika nilai awal = nilai akhir, pasti ada titik di tengah di mana garis singgung horizontal.

Teorema 3.1.6: Teorema Nilai Rata-Rata (Mean Value Theorem)

Jika f kontinu pada [a, b] dan terdiferensialkan pada (a, b), maka:

∃c ∈ (a, b) sedemikian sehingga f'(c) = [f(b) - f(a)] / (b - a)

Ada titik c di mana kemiringan garis singgung = kemiringan garis secant dari (a,f(a)) ke (b,f(b)).

Contoh Soal & Pembahasan

Soal 1: Titik Kritis & Klasifikasi

Tentukan semua titik kritis f(x) = 2x³ + 3x² - 12x + 1 dan klasifikasikan sebagai maks/min lokal.

Soal 2: Interval Naik/Turun

Tentukan interval naik dan turun dari f(x) = x⁴ - 4x³.

Soal 3: Titik Belok

Tentukan titik belok dari f(x) = x⁴ - 6x² + 8x + 10.

Soal 4: Curve Sketching Lengkap

Buat sketsa lengkap f(x) = x/(x² - 1). Tentukan domain, asimtot, intercepts, naik/turun, dan kecekungan.

Soal 5: Mean Value Theorem

Tunjukkan bahwa f(x) = x³ - x memenuhi syarat MVT di [0, 2] dan cari c yang memenuhi teorema.

Soal 6: Ekstrem Absolut di Interval Tertutup

Tentukan nilai maksimum dan minimum absolut f(x) = x³ - 3x + 1 pada [-3, 2].

Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian

Topik: Integral Tentu (Riemann, FTC) — Purcell 9e Bab 4.3–4.5 & Stewart 9e Bab 5.2–5.4

Mudah (Easy)

E1. Hitung ∫₀² x² dx menggunakan FTC

E2. Hitung ∫₀^π sin x dx

E3. Hitung ∫₁³ (2x + 1) dx

E4. Hitung ∫₀¹ eˣ dx

Sedang (Medium)

M1. Hitung ∫₀¹ x·√(1+x²) dx

M2. Gunakan FTC Bagian 1: d/dx [∫₀ˣ t³ dt]

M3. Hitung ∫₀² |x − 1| dx

M4. Estimasi ∫₀¹ x² dx dengan Riemann sum kanan, n=4

Sulit (Hard)

H1. Hitung d/dx [∫₀^(x²) sin(t²) dt] menggunakan FTC + Chain Rule

H2. Hitung ∫₀¹ x²·ln x dx (IBP + batas)

H3. Luas area antara y=x² dan y=x pada [0,1]

H4. Hitung ∫₀^(π/2) sin²x·cos x dx

Aplikasi (Mixed — Kasus Nyata)

MX1. Fisika — Kerja W = ∫₀⁴ F(x)dx, F(x) = 3x² + 2 N (x dalam meter)

MX2. Ekonomi — Consumer surplus: D(q)=100−q², p*=75, q*=5

MX3. Probabilitas — P(1 ≤ X ≤ 3) untuk f(x) = 1/4 pada [0,4]

Purcell, E.J., Varberg, D. & Rigdon, S. (2007). Calculus, 9th ed. Pearson, Bab 3.1–3.4. — Stewart, J. (2020). Calculus: Early Transcendentals, 9th ed. Cengage, Bab 4.1–4.3.