Kalkulus 1 -- Pertemuan 7
Turunan Fungsi Khusus & Tingkat Tinggi
Turunan trigonometri (dengan bukti), eksponensial, logaritma, invers trigonometri, turunan implisit, dan turunan tingkat tinggi.
Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 2.7--2.9. Stewart, Calculus 9th ed., Bab 3.3--3.6.
1. Turunan Fungsi Trigonometri
Teorema 2.7.1 (Purcell): Turunan Sinus
Bukti dari Definisi Limit:
d/dx[sin x] = limh->0 [sin(x+h) - sin x] / h
Gunakan identitas penjumlahan: sin(x+h) = sin x cos h + cos x sin h:
= limh->0 [sin x cos h + cos x sin h - sin x] / h
= limh->0 [sin x (cos h - 1) + cos x sin h] / h
= sin x * limh->0 [(cos h - 1)/h] + cos x * limh->0 [sin h / h]
Dari limit trigonometri fundamental (Pertemuan 3):
• limh->0 (sin h)/h = 1
• limh->0 (cos h - 1)/h = 0
Substitusi:
= sin x * 0 + cos x * 1 = cos x QED
Teorema 2.7.2: Turunan Kosinus
Bukti sketsa: Analog dengan sinus, menggunakan cos(x+h) = cos x cos h - sin x sin h, lalu limit fundamental. Atau: cos x = sin(pi/2 - x), gunakan Chain Rule: d/dx[sin(pi/2-x)] = cos(pi/2-x)*(-1) = -sin x.
Teorema 2.7.3: Semua Turunan Trigonometri
1. d/dx [sin x] = cos x
2. d/dx [cos x] = -sin x
3. d/dx [tan x] = sec2x
4. d/dx [cot x] = -csc2x
5. d/dx [sec x] = sec x tan x
6. d/dx [csc x] = -csc x cot x
Penurunan (3)-(6): Gunakan Quotient Rule. Misalnya tan x = sin x / cos x:
Pola mnemonic: "Ko-fungsi" (cos, cot, csc) selalu memiliki tanda negatif.
Visualisasi: Hubungan sin x dan cos x sebagai Turunan
Ketika sin x mencapai maksimum/minimum, cos x = 0 (turunan = 0 di titik kritis). Ketika sin x naik paling cepat (di x=0), cos x = 1 (turunan maksimal).
2. Turunan Fungsi Eksponensial
Teorema 2.8.1 (Purcell): Turunan e^x
Mengapa e istimewa? Bilangan e (= 2.71828...) adalah SATU-SATUNYA basis a sehingga d/dx[a^x] = a^x. Untuk basis lain: d/dx[a^x] = a^x * ln a, dan hanya jika a = e, ln a = 1.
Bukti sketsa: Dari definisi: d/dx[e^x] = limh->0 [e^(x+h) - e^x]/h = e^x * limh->0(e^h - 1)/h. Bilangan e didefinisikan sedemikian rupa sehingga limh->0(e^h-1)/h = 1, jadi hasilnya = e^x.
Teorema 2.8.2: Turunan a^x (Basis Umum)
Diperoleh dari a^x = e^(x*ln a) dan Chain Rule: d/dx[e^(x*ln a)] = e^(x*ln a) * ln a = a^x * ln a.
3. Turunan Fungsi Logaritma
Teorema 2.8.3 (Purcell): Turunan ln x
Bukti: Karena ln x = invers dari e^x, gunakan turunan fungsi invers. Jika y = ln x, maka e^y = x. Diferensiasi implisit: e^y * dy/dx = 1, jadi dy/dx = 1/e^y = 1/x. QED
Teorema 2.8.4: Turunan log_a x
Dari perubahan basis: log_a x = ln x / ln a, maka d/dx[log_a x] = (1/ln a) * (1/x).
4. Turunan Fungsi Invers Trigonometri
Teorema 2.8.5: Turunan Invers Trigonometri
1. d/dx [arcsin x] = 1/sqrt(1 - x2)
2. d/dx [arccos x] = -1/sqrt(1 - x2)
3. d/dx [arctan x] = 1/(1 + x2)
4. d/dx [arccot x] = -1/(1 + x2)
5. d/dx [arcsec x] = 1/(|x|*sqrt(x2-1))
6. d/dx [arccsc x] = -1/(|x|*sqrt(x2-1))
Bukti (arcsin x):
Misalkan y = arcsin x, maka sin y = x (dengan -pi/2 ≤ y ≤ pi/2).
Diferensiasi implisit: cos y * dy/dx = 1, jadi dy/dx = 1/cos y.
Dari sin^2 y + cos^2 y = 1: cos y = sqrt(1 - sin^2 y) = sqrt(1 - x^2).
(cos y ≥ 0 karena y berada di [-pi/2, pi/2])
dy/dx = 1/sqrt(1 - x^2). QED
5. Turunan Implisit (Implicit Differentiation)
Definisi 2.9.1: Turunan Implisit
Jika hubungan antara x dan y diberikan secara implisit oleh persamaan F(x, y) = 0, maka dy/dx dapat diperoleh dengan:
Langkah 1: Diferensiasi kedua ruas terhadap x, anggap y sebagai fungsi dari x (sehingga d/dx[y] = dy/dx, d/dx[y^2] = 2y*dy/dx, dst.).
Langkah 2: Selesaikan untuk dy/dx.
Contoh Terperinci: x^2 + y^2 = 25 (lingkaran)
Langkah 1: Diferensiasi kedua ruas terhadap x:
d/dx[x^2] + d/dx[y^2] = d/dx[25]
2x + 2y*(dy/dx) = 0
Langkah 2: Selesaikan untuk dy/dx:
2y*(dy/dx) = -2x
dy/dx = -2x/(2y) = -x/y
Interpretasi: kemiringan garis singgung lingkaran di (x,y) adalah -x/y. Di (3,4): slope = -3/4. Di (0,5): slope = 0 (titik teratas).
Visualisasi: Garis Singgung pada Lingkaran x^2 + y^2 = 25
6. Turunan Tingkat Tinggi
Definisi 2.9.2: Turunan Tingkat-n
Turunan pertama: f'(x) = dy/dx
Turunan kedua: f''(x) = d2y/dx2 = turunan dari f'
Turunan ketiga: f'''(x) = d3y/dx3 = turunan dari f''
Turunan ke-n: f(n)(x) = dny/dxn = turunan dari f(n-1)
Makna Fisis Turunan Tingkat Tinggi
Jika s(t) = posisi benda pada waktu t, maka:
s'(t) = v(t) = kecepatan (velocity) -- seberapa cepat posisi berubah
s''(t) = v'(t) = a(t) = percepatan (acceleration) -- seberapa cepat kecepatan berubah
s'''(t) = a'(t) = j(t) = jerk -- seberapa cepat percepatan berubah
Contoh: gerak jatuh bebas s(t) = -1/2 * g * t^2 + v_0*t + s_0. Maka v(t) = -g*t + v_0, a(t) = -g (konstanta gravitasi).
Sifat Aljabar: Linearitas Turunan Tingkat Tinggi
Operator turunan bersifat linear di SETIAP orde. Turunan ke-n dari kombinasi linear = kombinasi linear turunan ke-n.
Pola Istimewa: Turunan Berulang sin x (Periodik!)
f(x) = sin x
f'(x) = cos x
f''(x) = -sin x
f'''(x) = -cos x
f(4)(x) = sin x ← kembali ke awal!
Siklus dengan periode 4: f(n)(x) = sin(x + n*pi/2). Hal serupa untuk cos x.
7. Eksplorasi Interaktif
Hubungan sin x dan cos x sebagai Turunan
sin(0.00) = 0
cos(0.00) = 1
d/dx[sin x] di x=0.00 = cos(x) = 1
d/dx[cos x] di x=0.00 = -sin(x) = 0
Turunan Tingkat Tinggi: f(x) = x^n
f(x) = x^5
f(1)(x) = 5x^4
f(1)(2) = 80
Pola Periodik: Turunan ke-n dari sin x
d1/dx1 [sin x] = cos x
n mod 4 = 1 (siklus: 0=sin, 1=cos, 2=-sin, 3=-cos)
Turunan Implisit: x^2 + y^2 = 5
Pada x = 1: y = sqrt(5 - x^2) = 2
dy/dx = -x/y = -0.5
Garis singgung: y - 2 = -0.5(x - 1)
Contoh Soal & Pembahasan
Soal 1: Turunan Trigonometri + Chain Rule
Cari dy/dx untuk y = sin(3x^2 + 1).
Soal 2: Turunan Eksponensial
Cari f'(x) untuk f(x) = x^2 * e^(3x).
Soal 3: Turunan Logaritma
Cari dy/dx untuk y = ln(x^2 + 4x + 1).
Soal 4: Turunan Implisit
Cari dy/dx dari x^3 + y^3 = 6xy.
Soal 5: Turunan Tingkat Tinggi
Cari f'''(x) untuk f(x) = x^4 - 2x^3 + 5x.
Soal 6: Invers Trigonometri
Cari dy/dx untuk y = arctan(e^x).
Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian
Topik: Integral Tak Tentu (Antiderivative) — Purcell 9e Bab 3.8–4.1 & Stewart 9e Bab 4.9–5.1
Mudah (Easy)
E1. Hitung ∫ x⁴ dx
E2. Hitung ∫ (3x² − 6x + 2) dx
E3. Hitung ∫ sin x dx dan ∫ cos x dx
E4. Hitung ∫ (1/x) dx dan ∫ eˣ dx
Sedang (Medium)
M1. Hitung ∫ 2x·cos(x²) dx menggunakan substitusi u = x²
M2. Hitung ∫ x·eˣ² dx
M3. Hitung ∫ (x+1)/√(x²+2x+5) dx
M4. Tentukan f(x) jika f'(x) = 3x² − 4 dan f(1) = 2
Sulit (Hard)
H1. Hitung ∫ x·sin x dx menggunakan integrasi by parts
H2. Hitung ∫ ln x dx
H3. Hitung ∫ sin²x dx menggunakan identitas setengah sudut
H4. Hitung ∫ 1/(x²−1) dx menggunakan partial fractions
Aplikasi (Mixed — Kasus Nyata)
MX1. Mekanika — Posisi dari percepatan a(t) = 6t − 4, v(0)=2, s(0)=0
MX2. Ekonomi — Total cost dari MC: MC(q) = 3q²−10q+20, FC=500
MX3. Pertumbuhan penduduk — Cari P(t) dari dP/dt = 0.03P, P(0)=1000