Beranda/Kalkulus 1

Kalkulus 1 — Pertemuan 2

Fungsi, Domain, Range & Grafik

Fungsi adalah bahasa utama kalkulus — mesin yang mengubah input menjadi output secara deterministik.

Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 0.6–0.8, 1.2–1.3. Stewart, Calculus 9th ed., Bab 1.1–1.3.

MAKNA MENDALAM: Fungsi adalah hubungan deterministik: setiap input x menghasilkan tepat satu output f(x). Kalkulus mempelajari bagaimana output berubah ketika input berubah — turunan mengukur laju perubahan, integral mengakumulasi total perubahan. Tanpa fungsi, tidak ada yang bisa diturunkan atau diintegralkan. Fungsi adalah "karakter utama" dalam cerita kalkulus.

1. Definisi Fungsi

Definisi 0.6.1 (Purcell): Fungsi

Suatu fungsi f dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu aturan yang menetapkan tepat satu elemen b ∈ B untuk setiap elemen a ∈ A.

f : A → B,   x ↦ f(x)

Kata kunci "tepat satu": Ini yang membedakan fungsi dari relasi umum. Satu input TIDAK BOLEH menghasilkan dua output berbeda (uji garis vertikal).

Domain (Daerah Asal)

Himpunan semua input x yang valid (di mana f(x) terdefinisi).

Contoh: f(x) = √x, domain = [0, ∞)

Codomain (Daerah Kawan)

Himpunan output yang "mungkin" — biasanya ℝ.

Codomain ditetapkan oleh definisi fungsi.

Range (Daerah Hasil)

Himpunan output yang benar-benar tercapai. Range ⊆ Codomain.

Contoh: f(x) = x², range = [0, ∞) ⊂ ℝ

Diagram Panah: Pemetaan Fungsi

Domain ACodomain B1234149165f(x) = x²Setiap elemen domain dipetakan ke TEPAT SATU elemen codomain5 ∉ Range (tidak ada x s.t. x²=5 di A)

Uji Garis Vertikal (Vertical Line Test)

1 titik potong✓ FUNGSI2 titik potong!✗ BUKAN FUNGSI

Jika sebarang garis vertikal memotong grafik di lebih dari satu titik, maka grafik tersebut bukan grafik fungsi (satu input menghasilkan dua output).

2. Jenis-Jenis Fungsi Dasar

Definisi 0.6.2 (Purcell): Fungsi-Fungsi Elementer

Linear: f(x) = ax + b. Grafik garis lurus, laju perubahan konstan = a (gradien).

Kuadratik: f(x) = ax² + bx + c, a ≠ 0. Grafik parabola. Vertex di x = −b/(2a).

Polinomial: f(x) = aₙxⁿ + ... + a₁x + a₀. Smooth dan kontinu di seluruh ℝ.

Rasional: f(x) = p(x)/q(x), polinomial per polinomial. Domain: {x | q(x) ≠ 0}.

Trigonometri: sin x, cos x, tan x. Periodik — pola berulang.

Eksponensial: f(x) = ax, a > 0. Pertumbuhan/peluruhan.

Galeri Fungsi Dasar

y = ax + b

Linear

y = ax² + bx + c

Kuadratik

y = sin(x)

Trigonometri

3. Fungsi Piecewise (Per Bagian)

Definisi 0.6.3 (Purcell): Fungsi Piecewise

Fungsi yang didefinisikan oleh aturan berbeda pada interval-interval berbeda dari domainnya.

      { x + 1,   jika x < 0

f(x) = { x²,     jika 0 ≤ x ≤ 2

      { 4,      jika x > 2

Grafik Fungsi Piecewise

xy12-1x + 1y = 414

Perhatikan lingkaran terbuka (open) vs tertutup di titik peralihan. Ini menentukan nilai fungsi di titik batas.

4. Sifat Aljabar Fungsi

Teorema 0.6.4: Operasi Aljabar pada Fungsi (Purcell)

Jika f dan g fungsi dengan domain Df dan Dg, maka pada Df ∩ Dg:

Penjumlahan: (f + g)(x) = f(x) + g(x)

Pengurangan: (f − g)(x) = f(x) − g(x)

Perkalian: (f · g)(x) = f(x) · g(x)

Pembagian: (f / g)(x) = f(x) / g(x),   g(x) ≠ 0

Perkalian skalar: (c · f)(x) = c · f(x)

Penting: Domain hasil operasi = irisan domain keduanya. Untuk f/g, tambahan syarat g(x) ≠ 0.

Demo Interaktif: Aljabar Fungsi

f(x) = x² + 1,   g(x) = 2x − 3

f(2): 2² + 1 = 5

g(2): 2(2) − 3 = 1


(f + g)(2): 5 + 1 = 6

(f − g)(2): 5 − 1 = 4

(f · g)(2): 5 × 1 = 5

(f / g)(2): 5 / 1 = 5

5. Komposisi Fungsi

Definisi 0.7.1 (Purcell): Komposisi Fungsi

(f ∘ g)(x) = f(g(x)) — terapkan g dulu, lalu f

Domain f ∘ g = {x ∈ Dg | g(x) ∈ Df}. Output g harus masuk domain f.

Peringatan Kritis

f ∘ g ≠ g ∘ f   (pada umumnya!)

Komposisi fungsi TIDAK komutatif. Urutan sangat penting!

Komposisi sebagai Pemetaan Dua Tahap

xInputgg(x) = x²g(x)ff(u) = 2u+1f(g(x))Output(f ∘ g)(x) = f(g(x)) = 2x² + 1

Demo Interaktif: f(x) = 2x + 1, g(x) = x²

f ∘ g (terapkan g dulu, lalu f):

  g(3) = 3² = 9

  f(g(3)) = f(9) = 2(9) + 1 = 19

g ∘ f (terapkan f dulu, lalu g):

  f(3) = 2(3) + 1 = 7

  g(f(3)) = g(7) = 7² = 49

f∘g = 19 ≠ g∘f = 49 — komposisi TIDAK komutatif!

6. Fungsi Invers

Definisi 0.7.2 (Purcell): Fungsi Invers

Jika f : A → B bijektif (satu-satu DAN onto), maka terdapat fungsi invers f⁻¹ : B → A sedemikian sehingga:

f⁻¹(f(x)) = x   untuk semua x ∈ A

f(f⁻¹(y)) = y   untuk semua y ∈ B

Teorema 0.7.3: Syarat & Cara Mencari Invers

Syarat: f harus injektif (satu-satu) — setiap output berasal dari tepat satu input. Uji: garis horizontal memotong grafik di paling banyak 1 titik.

Cara mencari f⁻¹:

  1. Tulis y = f(x)

  2. Tukar x dan y (x = f(y))

  3. Selesaikan untuk y → itu adalah f⁻¹(x)

Grafik: f⁻¹ adalah refleksi grafik f terhadap garis y = x.

Grafik f dan f⁻¹: Refleksi terhadap y = x

xyy = xf(x) = 2x+3f⁻¹(x)Grafik f⁻¹ adalah cerminan f terhadap y = x

Demo Interaktif: f(x) = 2x + 3, f⁻¹(x) = (x − 3)/2

f(5): 2(5) + 3 = 13

f⁻¹(5): (5 − 3)/2 = 1

Verifikasi: f(f⁻¹(5)) = f(1) = 2(1) + 3 = 5 = x ✓

7. Transformasi Grafik

Teorema 0.8.1: Transformasi Grafik Fungsi (Purcell)

Translasi vertikal: y = f(x) + k — geser naik k (k > 0) atau turun |k| (k < 0)

Translasi horizontal: y = f(x − h) — geser kanan h (h > 0) atau kiri |h| (h < 0)

Refleksi sumbu-x: y = −f(x) — cermin terhadap sumbu-x

Refleksi sumbu-y: y = f(−x) — cermin terhadap sumbu-y

Dilatasi vertikal: y = c·f(x) — regangkan (c > 1) atau ciutkan (0 < c < 1)

Dilatasi horizontal: y = f(cx) — ciutkan (c > 1) atau regangkan (0 < c < 1)

Visualisasi: Translasi y = x² menjadi y = (x − 2)² + 3

24y = x²y = (x−2)²+3geser kanan 2, naik 3

8. Fungsi Genap & Ganjil

Definisi 0.8.2 (Purcell): Simetri Fungsi

Genap (Even): f(−x) = f(x) untuk semua x. Grafik simetri terhadap sumbu-y.

  Contoh: x², cos(x), |x|, x&sup4;

Ganjil (Odd): f(−x) = −f(x) untuk semua x. Grafik simetri terhadap titik asal.

  Contoh: x³, sin(x), x, tan(x)

Simetri Fungsi Genap vs Ganjil

GENAP: y = x²simetri sb-yGANJIL: y = x³simetri titik asal

Pemeriksa Genap/Ganjil Interaktif

f(3): x²(3) = 9

f(-3): x²(-3) = 9

GENAP: f(-x) = f(x)

9. Grafik Fungsi Interaktif

Pilih jenis fungsi dan ubah parameter

f(x) = 1x² + 0x + 0

xy12345-1-2-3-4-5

Contoh Soal & Pembahasan

Soal 1: Domain & Range

Tentukan domain dan range dari f(x) = √(4 − x²).

Soal 2: Komposisi Fungsi

Jika f(x) = x² + 1 dan g(x) = 3x − 2, tentukan (f ∘ g)(x) dan (g ∘ f)(x).

Soal 3: Fungsi Invers

Cari invers dari f(x) = (2x + 3)/(x − 1), x ≠ 1.

Soal 4: Genap atau Ganjil?

Tentukan apakah h(x) = x³ + x genap, ganjil, atau keduanya bukan.

Soal 5: Domain Rasional

Tentukan domain dari f(x) = (x + 2) / (x² − 9).

Soal 6: Transformasi Grafik

Diberikan grafik y = f(x). Jelaskan langkah-langkah untuk menggambar y = −2f(x − 3) + 1.

Purcell, E.J., Varberg, D. & Rigdon, S. (2007). Calculus, 9th ed. Pearson, Bab 0.6–0.8, 1.2–1.3. — Stewart, J. (2020). Calculus: Early Transcendentals, 9th ed. Cengage, Bab 1.1–1.3.

Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian

Ref: Purcell 9e Bab 0.6–0.8 & Stewart 9e Bab 1.1–1.3 — Fungsi, domain, komposisi, invers.

Mudah — Konsep Dasar Tunggal

E1. Tentukan domain f(x) = √(x − 4)

E2. Tentukan apakah f(x) = x³ merupakan fungsi ganjil, genap, atau keduanya.

E3. Hitung f(g(2)) jika f(x) = x² + 1 dan g(x) = 3x − 1

E4. Cari f⁻¹(x) untuk f(x) = 2x + 5

Sedang — Kombinasi 2+ Konsep

M1. Tentukan domain dan range f(x) = 1 / √(4 − x²)

M2. Tunjukkan bahwa (f ∘ g)⁻¹ = g⁻¹ ∘ f⁻¹ untuk f(x) = 2x, g(x) = x + 3

M3. Uraikan h(x) = sin(x²+1) sebagai komposisi dua fungsi dan sebutkan masing-masing.

M4. Tentukan semua transformasi pada y = −2f(x+1) − 3 dari grafik y = f(x)

Sulit — Strategi Multi-Step

H1. Tentukan apakah f(x) = (x²−1)/(x−1) sama dengan g(x) = x+1. Tunjukkan grafik keduanya.

H2. Tunjukkan bahwa f(x) = e^x memiliki invers f⁻¹(x) = ln x. Gambarkan refleksi terhadap y=x.

H3. Cari semua f sehingga f(f(x)) = x (fungsi involutori). Berikan 3 contoh.

H4. Komposisi tiga fungsi: h(x) = √(sin(x²)). Nyatakan sebagai f∘g∘k dan tentukan domain maximal.

Aplikasi (Mixed — Kasus Nyata)

MX1. Fisika — Komposisi Fungsi: Temperatur & Ekspansi

Panjang logam L(T) = L₀(1 + αT). Temperatur berubah dengan waktu T(t) = 20 + 5t. Tulis L sebagai fungsi t dan hitung L(10) jika L₀ = 2 m, α = 1.2×10⁻⁵/°C.

MX2. Biologi — Model Pertumbuhan Fungsi Eksponensial

Populasi bakteri: P(t) = 1000 × 2^(t/3). (a) Berapa populasi awal? (b) Kapan populasi mencapai 8000? (c) Apa interpretasi domain dan range secara biologis?

MX3. Fungsi — Injektif, Surjektif & Invers

Fungsi hash memetakan berkas berukuran sembarang ke keluaran tetap 256 bit, yaitu h: {0,1}* → {0,1}²⁵⁶. Jelaskan mengapa h tidak mungkin injektif, dan apa konsekuensinya terhadap keberadaan fungsi invers.