Beranda/Kalkulus 1

Kalkulus 1 — Pertemuan 10

Integral Tak Tentu (Antiderivatif)

Operasi kebalikan turunan: menemukan fungsi yang turunannya diketahui. Rumus-rumus dasar, sifat linearitas, dan teknik substitusi-u.

Ref: Purcell, Varberg & Rigdon, Calculus 9th ed., Bab 4.1–4.3. Stewart, Calculus 9th ed., Bab 4.9, 5.4.

1. Konsep: Apa Itu Antiderivatif?

Pertanyaan fundamental: Jika kita tahu turunan suatu fungsi, bisakah kita menemukan fungsi aslinya?

Turunan: "Diberikan f, cari f'." → Antiderivatif: "Diberikan f', cari f."

Contoh: Jika f'(x) = 2x, maka f(x) = x² + C. Mengapa "+ C"? Karena turunan konstanta = 0, sehingga x², x² + 5, x² - 17 semuanya memiliki turunan yang sama: 2x.

Definisi 4.1.1 (Purcell)

Antiderivatif

Fungsi F disebut antiderivatif dari f pada interval I jika:

F'(x) = f(x)   untuk semua x ∈ I

Notasi integral tak tentu:

∫f(x) dx = F(x) + C

di mana C adalah konstanta integrasi (bilangan real sembarang). "+C" mewakili keluarga antiderivatif.

Teorema 4.1.2: Keunikan Antiderivatif (Purcell)

Jika F dan G keduanya antiderivatif dari f pada interval I, maka:

G(x) = F(x) + C   untuk suatu konstanta C

Bukti: (G - F)' = G' - F' = f - f = 0 pada I. Oleh karena itu G - F = C (fungsi dengan turunan nol di interval = konstanta, akibat MVT).

Keluarga Antiderivatif: ∫2x dx = x² + C

xyC = 4C = 2C = 0: y = x²C = -2C = -4Semua kurva berjarak vertikal konstan (translasi vertikal)

2. Sifat Aljabar Integral Tak Tentu

Teorema 4.1.3: Linearitas Integral (Purcell)

Untuk fungsi f, g yang memiliki antiderivatif, dan konstanta a, b:

∫[af(x) + bg(x)] dx = a∫f(x) dx + b∫g(x) dx

Secara khusus:

∫cf(x) dx = c∫f(x) dx   (konstanta keluar)

∫[f(x) ± g(x)] dx = ∫f(x) dx ± ∫g(x) dx   (jumlah/selisih)

PERINGATAN: ∫f(x)·g(x) dx ≠ (∫f dx)·(∫g dx). Integral TIDAK memiliki "aturan perkalian" sederhana! Untuk integral perkalian, kita butuh teknik khusus (by parts, substitusi, dll.).

3. Power Rule untuk Integral

Teorema 4.2.1: Power Rule Integral (Purcell)

∫xn dx = xn+1/(n+1) + C,   n ≠ -1

Kasus n = -1: ∫x⁻¹ dx = ∫(1/x) dx = ln|x| + C

Contoh cepat:

∫x³ dx = x⁴/4 + C

∫x⁻² dx = x⁻¹/(-1) + C = -1/x + C

∫√x dx = ∫x^(1/2) dx = x^(3/2)/(3/2) + C = 2x^(3/2)/3 + C

∫1 dx = ∫x⁰ dx = x + C

4. Integral Trigonometri Dasar

Teorema 4.2.2: Enam Integral Trigonometri Dasar (Purcell)

1. ∫sin x dx = -cos x + C

2. ∫cos x dx = sin x + C

3. ∫sec²x dx = tan x + C

4. ∫csc²x dx = -cot x + C

5. ∫sec x · tan x dx = sec x + C

6. ∫csc x · cot x dx = -csc x + C

Setiap rumus adalah kebalikan dari turunan trigonometri. Verifikasi: diferensiasikan hasil untuk mendapatkan kembali integrand.

5. Integral Eksponensial & Logaritma

Teorema 4.2.3: Integral Eksponen & Log (Purcell)

1. ∫ex dx = ex + C

2. ∫ax dx = ax/ln a + C   (a > 0, a ≠ 1)

3. ∫(1/x) dx = ln|x| + C   (x ≠ 0)

Perhatikan nilai mutlak pada ln|x|. Ini karena ln hanya terdefinisi untuk argumen positif, tetapi 1/x terdefinisi juga untuk x < 0.

6. Tabel Ringkasan Rumus Integral Dasar

f(x)∫f(x) dxSyarat
xnxn+1/(n+1) + Cn ≠ -1
1/xln|x| + Cx ≠ 0
exex + C--
axax/ln a + Ca > 0, a ≠ 1
sin x-cos x + C--
cos xsin x + C--
sec²xtan x + C--
csc²x-cot x + C--
sec x tan xsec x + C--
csc x cot x-csc x + C--
1/(1+x²)arctan x + C--
1/√(1-x²)arcsin x + C|x| < 1

7. Substitusi-u (Change of Variable)

Teorema 4.3.1: Substitusi-u (Purcell)

Jika u = g(x) terdiferensialkan, maka:

∫f(g(x)) · g'(x) dx = ∫f(u) du

Ini adalah "chain rule terbalik". Kunci: identifikasi u sehingga du = g'(x)dx ada dalam integrand.

Langkah-Langkah Substitusi-u

Langkah 1: Pilih u = bagian "dalam" (inner function). Biasanya bagian yang paling rumit atau argumen dari fungsi luar.

Langkah 2: Hitung du/dx, lalu tulis du = (du/dx) · dx.

Langkah 3: Ganti semua x dan dx dalam integrand dengan u dan du.

Langkah 4: Integralkan dalam u.

Langkah 5: Kembalikan substitusi (ganti u dengan g(x)).

Contoh Detail: ∫2x · cos(x²) dx

Langkah 1: Pilih u = x² (bagian "dalam" dari cos).

Langkah 2: du = 2x dx. Perhatikan bahwa 2x dx sudah ada dalam integrand!

Langkah 3: ∫cos(x²) · 2x dx = ∫cos(u) du

Langkah 4: ∫cos(u) du = sin(u) + C

Langkah 5: = sin(x²) + C

Verifikasi: d/dx[sin(x²)] = cos(x²) · 2x ✓

8. Latihan Interaktif: Langkah demi Langkah

Pilih Tipe Integral

∫(3x⁴ - 2x² + 5) dx

Langkah 1: Linearitas: pisahkan

3∫x⁴dx - 2∫x²dx + 5∫dx

Langkah 2: Power rule: ∫xⁿdx = xⁿ⁺¹/(n+1)

3·x⁵/5 - 2·x³/3 + 5x

Langkah 3: Tambahkan konstanta C

3x⁵/5 - 2x³/3 + 5x + C

9. Masalah Nilai Awal (Initial Value Problem)

Metode: Menentukan C dari Syarat Awal

Diberikan f'(x) dan syarat awal f(a) = b, maka:

1. Integralkan: F(x) = ∫f'(x) dx + C

2. Substitusi syarat awal: F(a) = b → selesaikan untuk C

3. Tulis solusi lengkap F(x)

Contoh: Gerak Benda

Percepatan benda: a(t) = -9.8 m/s². Kecepatan awal v(0) = 20 m/s. Posisi awal s(0) = 0.

v(t) = ∫a(t)dt = -9.8t + C₁

v(0) = 20 → C₁ = 20 → v(t) = -9.8t + 20

s(t) = ∫v(t)dt = -4.9t² + 20t + C₂

s(0) = 0 → C₂ = 0 → s(t) = -4.9t² + 20t

Ini adalah kinematika dasar, yang sebenarnya menggunakan integral dua kali!

Contoh Soal & Pembahasan

Soal 1: Power Rule

Hitung ∫(4x³ - 6x + 2/x²) dx

Soal 2: Trigonometri

Hitung ∫(3cos x - 2sec²x) dx

Soal 3: Substitusi-u

Hitung ∫x²√(x³ + 1) dx

Soal 4: Substitusi-u dengan Manipulasi

Hitung ∫sin³x · cos x dx

Soal 5: Initial Value Problem

Cari f(x) jika f'(x) = 6x² - 4x + 3 dan f(1) = 10.

Soal 6: Substitusi-u Lanjut

Hitung ∫e^(3x) dx

10. Integral yang Menghasilkan Fungsi Invers Trigonometri

Teorema 4.2.4: Integral Invers Trigonometri (Purcell)

1. ∫ 1/√(1 - x²) dx = arcsin x + C

2. ∫ -1/√(1 - x²) dx = arccos x + C

3. ∫ 1/(1 + x²) dx = arctan x + C

4. ∫ 1/(x√(x² - 1)) dx = arcsec |x| + C

Rumus lebih umum: ∫1/√(a² - x²) dx = arcsin(x/a) + C dan ∫1/(a² + x²) dx = (1/a)arctan(x/a) + C.

Contoh: ∫1/(4 + x²) dx

Ini berbentuk ∫1/(a² + x²) dx dengan a = 2.

= (1/2) arctan(x/2) + C

Verifikasi: d/dx[(1/2)arctan(x/2)] = (1/2) · 1/(1+(x/2)²) · (1/2) = 1/(4+x²) ✓

Koneksi Penting: Rumus-rumus integral ini akan digunakan kembali di Kalkulus 2 saat membahas integral improper dan di teknik integrasi lanjut (pecahan parsial dengan faktor kuadratik tak tereduksi).

Purcell, E.J., Varberg, D. & Rigdon, S. (2007). Calculus, 9th ed. Pearson, Bab 4.1–4.3. — Stewart, J. (2020). Calculus: Early Transcendentals, 9th ed. Cengage, Bab 4.9, 5.4.

Bank Soal Multi-Kompleksitas + Visualisasi Penyelesaian

Ref: Purcell 9e Bab 4.1–4.3 & Stewart 9e Bab 4.9, 5.4 — Antiderivatif dan integral tak tentu.

Mudah — Konsep Dasar Tunggal

E1. Hitung ∫(4x³ − 6x + 2) dx

E2. Hitung ∫cos x dx dan ∫sin x dx

E3. Hitung ∫e^(3x) dx

E4. Verifikasi: d/dx[(2/3)x^(3/2) + C] = √x

Sedang — Kombinasi 2+ Konsep

M1. Hitung ∫(x + 1)/√x dx dengan menyederhanakan terlebih dahulu

M2. Cari f(x) jika f'(x) = 3x² − 4x + 1 dan f(0) = 5

M3. Hitung ∫1/(1+x²) dx dan ∫1/√(1−x²) dx

M4. Hitung ∫(2x−1)^5 dx menggunakan substitusi-u

Sulit — Strategi Multi-Step

H1. Hitung ∫x·e^(x²) dx dan visualisasikan keluarga antiderivatif

H2. Hitung ∫sec²x·tan x dx dengan dua metode berbeda dan tunjukkan hasilnya ekuivalen.

H3. Hitung ∫x²·√(x+1) dx menggunakan substitusi u = x+1

H4. Cari f(x) dari kondisi: f''(x) = 6x, f'(1) = 2, f(0) = 4

Aplikasi (Mixed — Kasus Nyata)

MX1. Fisika — Posisi dari Percepatan

Benda dengan percepatan a(t) = 6t − 4 m/s². Kecepatan awal v(0) = 3 m/s dan posisi awal x(0) = −2 m. Cari x(t) dan tentukan posisi saat t = 3.

MX2. Ekonomi — Biaya Marginal ke Total

Biaya marginal MC(q) = 3q² − 10q + 50 (ribu rupiah/unit). Biaya tetap = 200 ribu. Cari fungsi biaya total TC(q).

MX3. Kriptografi — Entropi Shannon sebagai Integral

Dalam teori informasi, entropi kontinu (differential entropy) h(X) = −∫f(x)ln f(x) dx. Untuk distribusi seragam f(x) = 1/(b−a) pada [a,b]: hitung h(X). Apa hubungannya dengan panjang kunci kriptografi?